30 Tips Rahasia Menulis

30 Rahasia Terlarang Penulis

by. Gatot Aryo (Moderator Komunitas Coretan)

Twiter : @KomCoretan

1. Berimajinasi Liar

Menulis adalah proses imajinasi yang liar dalam mengolah ide-ide menarik, lalu menuangkannya dalam rangkaian kata yang tersusun dalam sebuah cerita, supaya dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pembacanya”

2. Menulis Tak Perlu Bakat

Menulis itu tak perlu bakat, sebab menulis adalah potensi setiap manusia. Selama karya anda memiliki seni menulis yang bernilai estetik (Indah), juga memiliki nilai filosofi yang dapat mencerahkan pembaca. Maka anda telah menulis sebuah karya yang berkualitas!

3. Tahapan Menulis Karya

Ada tiga tahap dalam menulis sebuah karya. Pertama, perencanaan tulisan. Kedua, proses produksi tulisan. Ketiga, proses editing dan penyempurnaan tulisan. Karena buku sesungguhnya adalah, proses menghubungkan sebuah kalimat menjadi paragraf, lalu sejumlah bab menjadi Buku.

4. Syarat Wajib Penulis

Menulis itu tak butuh bakat, tapi ada syaratnya?. Syarat wajib seorang penulis ada tiga. Rumusnya “BIN”, Pertama, Banyak Baca (supaya anda kaya informasi dan wawasan). Kedua, Banyak Ide (supaya anda kaya inspirasi). Ketiga, Banyak Nulis.

5. Kunci Seorang Penulis

Kunci menjadi seorang penulis adalah berceritalah dengan jujur. Jujur dalam mengungkapkan cerita, baik dari sisi tema, tokoh, alur, dan deskripsinya. Karya sebuah cerita jangan di buat-buat dan berlebihan, karena para pembaca tidak dapat di bohongi?!

6. Merangsang Inspirasi  Menulis

Inspirasi menulis bisa datang dari manapun, tanpa mengenal ruang dan waktu. Ide-ide bisa datang dari faktor external maupun internal hidup anda. Tapi rangsang menulis bisa datang dari pengamatan sekilas, peristiwa emosional, kenangan-kenangan yang berkesan, bahkan melalui mimpi!. Inspirasi bahkan bisa datang saat anda berada dalam kloset!.

7. Menulis Ada Nadanya

Menulis itu seperti menciptakan lagu, ada nada dan iramanya. Jadi kalau nada dalam tulisan karya anda fals, akan terasa di pikiran pembaca. Kalimat itu memililki musikalisasi kata, yang harus di olah dengan baik oleh peramunya.”

8. Bingkai Penulisan Cerita

Dalam bingkai penulisan cerita, ada 6 hal yang perlu di perhatikan. Hal-hal tersebut adalah tema, tokoh, alur, sudut pandang, setting, dan diskripsi cerita. Enam hal tadi ada ramuan rumusnya, tapi ada hal yang lebih penting dari semua itu, yaitu “kenyamanan pembaca”. Sebab pembaca adalah hakim terakhir  yang akan mengeksekusi tulisan anda!.”

9. Rumus Meramu Tema

Tema sebuah cerita di tentukan oleh sasaran dan tujuan seorang penulis dalam menciptakan maha karyanya. Sasaran berhubungan dengan Visi Misi anda dalam menulis. Karena sebuah buku berisi tentang sesuatu, tugas penulis adalah memutuskan apa sesuatu itu?!.”

10. Rumus Karakter Tokoh

Penulis itu harus bisa menciptakan tokoh, dan menghidupkannya. Tokoh yang baik dalam cerita adalah tokoh yang bulat dan tidak stereotip. Seorang tokoh paling tidak  memiliki 3 hal dalam dirinya, rumusnya “SSF”. Pertama, Sejarah (Background Tokoh). Kedua, sifat (prilaku tokoh). Ketiga, fisik (ciri-ciri tokoh). Ciptakan tokoh yang mampu menghinspirasi pembaca!.”

11. Rumus Setting Cerita

Setting sebuah cerita terhubung dengan 3 hal, rumusnya “TSW”. Pertama, Tempat (lokasi, baik external maupun internal). Kedua, Suasana (atmosfire cerita). Ketiga, waktu (Keadaan Zaman). Gambarkan ceritamu seunik dan sedramatis mungkin, tetapi tetap terhubung harmonis dengan tokoh dan alur cerita!.”

12. Rumus Alur Cerita

Alur sebuah cerita terbagi menjadi 3, rumusnya “OKE”. Pertama, Opening (Awal Cerita). Kedua, Klimaks (Puncak Alur Cerita). Ketiga, Ending (Penutup Cerita). Awali kalimat-kalimat dalam karyamu, dengan sesuatu yang memukau dan lengkap. Biarkan tokohmu memiliki keinginan, berhadapan dengan maslah, bergulat dalam konflik, masuk dalam titik-titik gelap, hingga mencapai klimaks. Lalu melakukan penyelesaian yang dramatis!.”

13. Rumus Judul Menarik

Sebuah judul yang menarik  di lihat dari tiga hal. Pertama, apa judul tersebut menyajikan sesuatu yang fresh (baru). Kedua, apa judul tersebut menghibur (Entertain). Ketiga, apa judul yang segar, unik, baru, menghibur, dan meng inspirasi pembaca!.”

14. Menghidupkan Deskripsi Cerita

Tulisan yang deskripsinya menghidupkan adalah tulisan yang mengajak pembaca melihat gambaran, mendengar tulisan, mencium bauan, mengecap rasa, dan merasakan suasana dalam karya yang anda tulis?. Sehingga, pemabaca anda di ajak terlibat langsung ke dalam cerita!.”

15. Rumus Merangkai Deskripsi

Ada beberapa cara agar anda mudah dalam merangkai deskripsi cerita, rumusnya “SEA”. Pertama, show Dont Telling (Tunjukkan saja ceritamu, jangan beritahukan!). Kedua, Exploration.(gunakan 5 indra manusia untuk meng explorasi cerita). Ketiga, aktive (gunakan kalimat aktif dalam tulisan anda, jangan gunakan kalimat pasif). Tiga rumus tadi, akan membawa pembaca anda terlibat langsung dalam cerita!.”

16. Ramuan Penulis Produktif

Keajaiban penulis akan muncul ketika kamu memiliki kebaranian untuk menulis sesuatu, dan tetap menulis sesuatu tersebut, meskipun badai menghadang bertubi-tubi! Ada 3 hal yang perlu di tamankan dalam benak penulis produktif, yaitu disiplin, kerja keras, dan fokus!

17. Menulis Tanpa Beban

Menulis itu seperti air yang mengalir di sungai. Tulis saja, alirkan saja, expresikan saja cerotamu! Rilekkan dan bebaskan dirimu saat menulis, lepaskan dirimu dari berbagai macam tekanan saat menulis! Dan lihat, keajaiban apa yang telah kamu lakukan dalam karyamu ?!

18. Ramuan Sudut Pandang Cerita

Ada tiga sudut pandang yang biasa di pakai para penulis cerita. Pertama, sudut pandang orang pertama (biasanya di awali kata aku). Kedua, sudut pandang orang ketiga (biasanya di awali kata dia atau nama tokoh). Ketiga, sudut pandang tidak umum (biasanya menggunakan kata kami atau mereka). SP orang pertama, lebih subjektif dan bebas dalam mengungkapkan konflik batin. Sedangkan SP orang ketiga atau SP tidak umum, lebih bebas bermain dengan alur juga dialog, karena lebih objektif.

19. Metafora Tulisan

Metafora dalam tulisan adalah suatu bentuk kalimat yang membandingkan suatu fenomena dengan fenomena lain yang lebih hebat!. Atau bisa juga mengsifatkan sebuah benda di alam semasta, di samakan gerakannya. Seperti makhluk hidup?!. Contoh, “Api unggun menari-nari di bawah sinar Bulan purnama

20. Karya Sastra Berkualitas

Sebuah karya sastra berkualitas itu tak hanya memiliki Art (Seni) yang estetik (Indah), dan juga menghibur (entertain). Tapi juga harus memiliki nilai-nilai filosofi yang dapat memberikan inspirasi dan pencerahan bagi para pembacanya!

21. Misteri Penciptaan Karya

Menulis cerita adalah proses imajinasi, meramu komposisi, menyeleksi informasi, membangun dramatisasi, lalu memolesnya dengan nilai estetika (keindahan). Misteri penciptaan akan terjawab di saat anda mencipta, dialog, dan narasi akan hadir susul-menyusul saat setting, tokoh dan alur cerita di temukan!.”

22. Melatih Intuisi Penulis

Untuk melatih kepekaan dan intuisi, penulis di sarankan mengisi jiwanya dengan bertualang, selain untuk riset ide-ide yang akan di tulis, bertualang juga bermanfaat untuk memperkuat ketajaman mata hati!.”

23. Mengatasi Writer Block

Kebuntuan produktifitas dalam menulis, adalah hal yang manusiawi. Itu sebuah tanda, anda harus mengistirahatkan pikiran dan hati anda sejenak, karena kreativitas penulisan tidak akan muncul kalau anda stres!. Karena itu damaikan diri, relakskan syaraf anda yang tegang, setelah itu baru mulai menulis lagi, dan lihat lah apa yang terjadi!.”

24. Mengapa Menulis Sangat Penting?

Menulis bukanlah kehidupan, tetapi kadang jadi cara yang efektif untuk kembali hidup! Dengan menulis, anda akan mewariskan sejarah literasi untuk anak cucu anda, menulis  juga media yang efektif untuk menyebarkan ide perubahan positif, dan terakhir menulis menyehatkan mental manusia, karena menulis adalah cara efektif untuk menyalurkan beban stress!.

25. Kritikus Sastra, Karya Sendiri!

Setelah menyelesaikan draf pertama novel anda, istirahatkan lah dahulu dirimu dan karyamu dahulu. Setelah itu, barulah anda baca kembali draf pertama itu, seolah-olah anda adalah kritikus sastra yang membutuhkan sajian sastra yang bernilai tinggi, estetik, dan filisofis!”

26. Ramuan Mengedit Karya

Mengedit karya bisa di lakukan dengan tiga langkah mudah, rumusnya “BKR”. Pertama, baca lagi (dari Awal hingga akhir). Kedua, Kritisi (Jadilah Kritikus Sastra). Ketiga, Revisi (hilangkan kata-kata yang tidak perlu). Formula editing yang baik, adalah draf kedua sama dengan draf pertama lalu di kurangi 10% (Draf2: Draf1-10%).

27. Mengabadikan Diri Melalui Karya!  

Setelah kamu melahirkan karya, biarkan karyamu itu menentukan nasibnya sendiri. Sebab nasib sang pencipta berbeda dengan nasib ciptaannya, walaupun nama dengan pencipta akan selalu abadi melaui ciptaannya. Tugas sang pencipta hanyalah mengantarkan kesempurnaan usaha ciptaannya!.

28. Jurus Mengirim Naskah

Agar naskah yang anda kirim bernilai di sisi Penerbit, lakukan 3 langkah ini, rumusnya “TTT”. Pertama, Terjilid rapih. Kedua, tepat memilih media (Sesuai segmentasi Penerbitnya). Ketiga, terus mencoba (Di tolak bukan berarti jelek, jadi coba lagi tawarkan!). Dan biarkanlah karyamu menentukan nasibnya sendiri!.”

29. Jurus Promosi Buku

Promosi karya bisa di lakukan dengan tiga cara. Pertama, melalui Jaringan (komunitas sastra dan literasi). Kedua, melaui internet (Milis, Fs, Fb, Blog, Mp, dan Website). Ketiga, Melalui Media (Koran, Majalah, Radio, dan TV). Tapi itu hanya jurus-jurus pancingan saja, jurus promosi terbaik adalah membuat pembacamu nyaman, puas dan berempati atas karya-karya ciptamu

30. Ideologi Dan Misi Penulis

Misi seorang penulis adalah memberikan inspirasi dan pencerahan bagi pembacanya. Sedangkan segala sesuatu yang memajukan, progresif, dan positif adalah ideologi bagi seorang penulis apapun latar belakangnya. Bahkan sebuah tulisan dapat menjadi alat untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan!.”


One response to “30 Tips Rahasia Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: